Alana adalah seorang anak yang cantik dan ramah. Ia tinggal di sebuah desa yang sangat asri. Setiap pagi setelah bangun tidur, Alana tak pernah lupa merapikan tempat tidurnya. Kegiatan merapikan tempat tidur dilakukan Alana setelah ia melaksanakan ibadah sholat subuh. Alana sebagai anak satu - satunya di keluarga yang sederhana membuat ia berpikir untuk disiplin dan mandiri.
Sebelum berangkat sekolah, Alana tak pernah lupa untuk sarapan agar memiliki energi yang cukup untuk menerima pelajaran di sekolah dan ia selalu pamit dengan kedua orang tuanya.
Di sekolah, Alana memiliki sahabat bernama Tika dan Rosa. Hampir setiap hari mereka selalu bersama. Mulai dari berangkat sekolah hingga bermain sepulang sekolah. Mereka juga rutin belajar bersama.
Pada suatu hari sepulang sekolah, Alana, Tika dan Rosa akan melakukan petualangan di bukit yang ada di dekat desa mereka. Sebelum berangkat, mereka tak lupa Sholat Dzuhur lalu menyiapkan bekal dan perlengkapan bermain.
Perjalanan menuju bukit melewati sawah, sungai dan sebuah desa kecil. Alana yang memang selalu memimpin setiap perjalanan sesekali mengajak Tika dan Rosa bermain di sawah dan tepi sungai. Mereka bertiga tak henti bernyanyi disepanjang perjalanan.
Tak lama, mereka tiba di bukit. Alana, Tika dan Rosa langsung tidur diatas rumput hijau sambil memandang langit biru yang sangat cerah. Mereka bercerita tentang serunya perjalanan menuju bukit. Sebuah kekaguman akan hijaunya sawah, petani yang menggarap sawah dengan kerbaunya hingga ibu petani dan anaknya yang sibuk menyiapkan makanan untuk ayahnya yang sedang sibuk menggarap sawah. Sebuah pemandangan yang biasa mereka lihat tapi memiliki arti akan indahnya saling menyayangi di dalam keluarga.
Setelah puas bercerita, mereka bertiga mulai membuka bekal yang dibawa dari rumah. Mereka bertiga saling bertukar makanan lalu makan bersama. Sebelum makan, mereka tak lupa untuk berdoa dan mencuci tangan dahulu.
Beberapa saat setelah makan makanan yang dibawa, mereka lalu mengambil karet dan bermain di atas bukit yang indah. Mereka bermain riang gembira.
Waktu mulai sore. Mereka lalu membereskan barang - barang yang dibawa dan bergegas pulang. Berbekal kantung plastik yang mereka bawa, di perjalanan pulang mereka tak lupa memunguti sampah yang mereka lihat.
Alana, Tika dan Rosa sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan. Di setiap perjalanan yang mereka lakukan, selalu memunguti sampah yang mereka lihat.
Sebelum sampai rumah, mereka bertiga singgah di Bank Sampah yang ada di sekitar desanya. Mereka memberikan sampah yang mereka bawa ke Bank Sampah lalu mereka mendapatkan tabungan uang dari sampah yang mereka bawa. Sampah yang mereka berikan akan di daur ulang dan dijadikan barang yang bermanfaat. Hingga pada akhirnya lingkungan mereka menjadi bersih, sehat dan masyarakat memiki tabungan dari sampah yang diberikan ke Bank Sampah.
Sesampainya di rumah, Alana langsung mandi, Sholat Asar dan beristirahat setelah sepanjang siang bermain.
Adzan Maghrib berkumandang. Alana menuju ke masjid untuk Sholat Maghrib berjamaah. Sepulang dari Masjid, Alana mengaji bersama orang tuanya dan dilanjutkan dengan makan malam bersama keluarga. Alana selalu bercerita pengalaman mereka sepanjang hari ke Ayah dan Bundanya. Terkadang, Ayah dan Bunda juga memberikan nasihat yang baik untuk Alana.
Setelah makan malam, Alana sholat Isya dan langsung menyiapkan buku pelajaran dan seragam sekolah untuk esok hari. Selesai membereskan buku pelajaran dan seragam, Alana belajar untuk mengingat pelajaran yang sudah diterima di sekolah hingga pada akhirnya Alana tidak lupa akan semua pelajaran yang ada di sekolah.
Setelah belajar, Alana lalu bergegas tidur. Tak lupa sebelum tidur, Alana menyikat gigi dan mencuci kaki. Setelah itu Alana langsung menuju tempat tidur dan berdoa sebelum tidurnya.
Alana adalah contoh anak yang rajin, riang dan gembira. Dengan menjadi anak yang baik, kita bisa membuat orang tua bangga dan bahagia.